KONDISI NGENTROK PADA CUCAK HIJAU


Ngentrok memanglah lebih didefinisikan sebagai keadaan emosional burung, terlebih cucak hijau, serta tidak terlampau dipengaruhi oleh keadaan birahi. Jadi, ini tidak sama dari style tarian yg biasa dikerjakan sebagian type burung yang lain. Contohnya kacer dng style ngobra serta buka ekornya, murai batu dng menaikturunkan ekornya yg cantik, dan ciblek dng lompatan-lompatan seksinya.


Pada cucak hijau, ngentrok sama dng keadaan emosi yg benar-benar tinggi, serta ini biasa di pengaruhi factor pakan serta perawatan yang didapatkan kepadanya. Juga style ngentrok tidak cuma nampak di lapangan. Dirumah juga, dlm keadaan sendiri, cucak hijau juga dapat ngentrok.

Untuk ijomania yg burungnya biasa di beri voer, cucak hijau umumnya dapat “berontak” saat menu yg ada cuma voer saja. Dia pasti inginkan buah kegemarannya, tak tahu pisang ataupun pepaya. Lantaran tdk dapat ngomong, maka langkah memberontaknya ya dng ngentrok, tunjukkan rasa tdk senang, tdk nyaman, serta sejenisnya.

Di dalam masalah lain, cucak hijau yg jarang sekali dijemur, atau penjemuran terlampau singkat, juga kerap tiba-tiba ngentrok serta dapat mengejar-ngejar yang memilikinya dng beringas. Hal semacam ini dipicu oleh keadaan emosi burung yg labil. Beberapa ijomania berasumsi keadaan tsb sbg over birahi (OB), walau sesungguhnya lebih pas bila dimaksud over emosi.

Tidak seluruh cucak hijau mempunyai style ngentrok yg dibarengi style ngejambulnya yg khas itu. Sebagian jadi dapat tampak lebih maksimal dlm lomba, walau tdk ngentrok. Tetapi bukan hanya artinya ngentrok ini tdk dapat dilatih atau di ajarkan pd burung.

Burung cucak hijau dengan cara alami mempunyai karakter tsb, tetapi utk menimbulkan potensi tsb, hal semacam ini bergantung dari keadaan serta ciri-ciri burung itu sendiri. Bila ciri-ciri, kita tdk dapat berbuat apa-apa, jika mengetahui serta mengertinya. Namun bila masalah keadaan, itu bergantung dari bagaimana kita dapat membuat keadaan tsb.

Mengkondisikan burung supaya ngentrok
Bagaimana mengkondisikan cucak hijau supaya tampak dng style ngentrok? Pasti melewati cara-cara atau perawatan, contohnya menata extra fooding (EF) dengan cara pas. Di dalam hal semacam ini, jangkrik serta ulat bambu jadi kuncinya. Karena, ke-2 serangga ini mempunyai keterikatan, dimana yg satu berbentuk menaikan birahi serta yg satu lagi meredam birahi. Karena, keadaan birahi dapat termonitor serta stabil.

Sebagian perawatan spesial sebelum saat lomba juga dapat diberikan bila pingin cucak hijau Anda tampak ngentrok di lapangan. Tetapi, sekali lagi, hal semacam ini juga benar-benar bergantung dari ciri-ciri burung. Karena bila dipaksakan, style ngentrok justru dapat mengorbankan mutu nada kicauannya, seperti kurang optimal atau gagal bongkar lagu-lagu isiannya.

Di bawah ini sebagian rawatan sebelum saat lomba supaya cucak hijau akan tampak ngentrok :
  • H-3 : Burung mandi serta jemur seperti hariannya. Tetapi porsi jangkrik diberikan tiga kali semakin banyak dari pada umumnya. Diluar itu, berikanlah 3 ekor ulat hongkong.
  • H-1 : Burung terus mandi serta jemur. Setelan EF terus sama. Usai dijemur, burung segera full kerodong sampai pagi mendekati lomba.
  • Hari-H : Burung disediakan ke lapangan, tiada mandi serta jemur. Cukup bersihkan kandang dari kotoran serta sisa pakan. Kemudian, buah diganti dng yg baru (idealnya apel). Janganlah lupa berikanlah ulat hongkong serta ulat bambu, tiap-tiap 3 ekor, sebelum saat burung dibawa ke lapangan.
Pemberian ulat bambu sebelum saat lomba, menurut pengalaman beberapa pemain, utk meredam emosi serta birahi cucak hijau sepanjang berlomba.

Ciri-ciri dari tiap-tiap individu cucak hijau tdk senantiasa sama. Karenanya di butuhkan keberanian saat mencari setelan harian serta setelan lomba yg pas. Tips diatas sebatas ancar-ancar. Bila kurang panas, porsi dapat dinaikkan. Apabila terlampau birahi, porsi dapat di turunkan.

Metode diatas memanglah cukup efisien serta dapat merubah tampilan cucak hijau. Namun, dlm lomba, cucak hijau yg terlampau emosional dng style ngentoknya kadang-kadang bikin frekuensi berkicaunya menyusut, juga dapat juga gagal atau kesusahan waktu keluarkan lagu-lagu isiannya. Bila hal semacam itu berlangsung, maka burung dlm keadaan over birahi, hingga terlampau emosi serta cuma bergaya ngentrok tiada banyak berkicau.
INFO LAINNYA:TENTANG BURUNG